The Unfinished Script (2026)
Fitur pelaporan sedang dalam perbaikan. Silakan hubungi admin.
Jovial, seorang pembuat film muda yang hampir menyutradarai film pertamanya, bertemu mantan kekasihnya, Kadisya, di sebuah kafe yang sepi saat hujan terus-menerus mengaburkan dunia luar. Dia datang untuk mengembalikan kotak lapuk—kumpulan peninggalan masa lalu mereka bersama. Apa yang dimulai dengan percakapan yang hati-hati dan ringan tentang karier mereka, lelucon lama, dan mimpi yang memudar segera mulai mengupas lapisan hubungan yang pernah membuat mereka berdua terkuras secara emosional. Dikelilingi oleh aroma kopi, surat-surat yang menguning seiring berjalannya waktu, dan album-album musik lawas, mereka akhirnya terpaksa menghadapi pertanyaan-pertanyaan tak terucap yang masih membekas lama setelah mereka berpisah: mengapa mereka benar-benar melepaskan, dan apakah pernyataan “oke” yang mereka nyatakan saat ini adalah kenyataan atau hanya topeng belaka. Malam itu, di tengah denting porselen dan irama hujan, sebuah keputusan kecil yang dibuat di meja kafe secara mendasar mengubah cara mereka memilih untuk mengingat sejarah mereka.