Cahaya untuk Ibu (2025)
Fitur pelaporan sedang dalam perbaikan. Silakan hubungi admin.
Setelah ayahnya meninggal di laut, Asih tinggal sendirian bersama ibunya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia membantu ibunya melakukan berbagai tugas, mulai dari berjualan ikan di pasar hingga membantu mengelola warung makan. Rutinitas yang melelahkan ini sering kali membuatnya kelelahan hingga membuatnya tertidur di kelas. Kesulitannya bertambah ketika ibunya didiagnosis menderita gagal ginjal dan memerlukan cuci darah. Keterbatasan keuangan menghambat pengobatan, dan ibunya akhirnya meninggal dunia. Nasib mempertemukan Asih dengan Denise, seorang jurnalis asal Amerika. Kejujuran Asih dalam mencari dan mengembalikan ponsel Denise membuatnya diangkat menjadi anak angkat. Kehidupan Asih berubah; dia melanjutkan pendidikannya di kota, melanjutkan studi kedokteran, dan mengembangkan keterampilan fotografinya hingga mendapatkan pekerjaan di outlet media asing. Ia juga berhasil menjadi dokter dengan membuka praktik kedokteran di mana ia memberikan perawatan gratis kepada masyarakat kurang mampu.