Harapan-harapan yang Sempit (2020)
Fitur pelaporan sedang dalam perbaikan. Silakan hubungi admin.
Indonesia, 2019. BAGAS (8) seorang anak yatim piatu yang usil dan cerdas, tinggal bersama ibunya, MARNI (32) – seorang janda muda pekerja keras dan sensitif. Suatu malam Bagas bertanya kepada Marni tentang tempat kelahirannya. Saking lelahnya karena pekerjaan rumah yang dijalaninya seharian sendirian, dan rasa kebingungan untuk menyikapinya, Marni terpaksa berbohong dengan mengatakan bahwa tempat lahir Bagas adalah dari ketiak. Bukannya menuruti perintah ibunya untuk tidur, Bagas malah berusaha mencari tempat melahirkan yang dituju ibunya. Karena kelakuan Bagas yang berlebihan, Marni terbangun dan merasa kesal karena melakukan hal yang tidak bijaksana terhadap putranya. Namun Bagas hanya berharap kepada seorang saudara, yang bagi Marni hal itu mustahil terwujud.