Flintstones Digital Rimba Bulungan (2022)
Fitur pelaporan sedang dalam perbaikan. Silakan hubungi admin.
Sandi (25), seorang pemuda sekaligus ketua RT dari suku perantau di pedalaman Kalimantan, memutuskan untuk menetap dan beradaptasi dengan teknologi meski akses jaringan di hutan terbatas. Seiring menyusutnya hutan dan makin sulitnya berburu, Sandi berupaya agar masyarakat yang masih tinggal di hutan tetap bisa mengakses layanan kesehatan dan pendidikan. Tren ini bermula saat Sandi kehilangan dua orang anaknya. Namun, tidak semua masyarakat Punan Batu di hutan menyambut baik niatnya. Akhirnya, Sandi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan ketua RT. Sandi, sebagai pemuda suku Punan Batu yang sudah berdamai dengan kondisi lama dan modern, bercita-cita agar anak-anaknya bisa sekolah di kota, tetapi keluarganya menolak karena jarak yang jauh. Sandi yang khawatir dengan masa depan Punan Batu hanya bisa berharap agar masyarakat yang masih tinggal di hutan Sajau Benau bisa mendapatkan perhatian yang layak dan tidak mengganggu hutan.